Berita

 Network

 Partner

Pemkab Kendal Dorong UMKM Ekspor Keluar
Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kabupaten Kendal Kuncahyadi, di sela-sela pelatihan ekspor bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Kendal, (Berita Baru Jateng)

Pemkab Kendal Dorong UMKM Ekspor Keluar

Berita Baru Jateng, Kendal – Produk UMKM di Kabupaten Kendal diharapkan dapat mendunia. Untuk itu, pemerintah kabupaten terus mendorong pelaku UMKM agar bisa merambah pasar ekspor, Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perindustrian, Koperasi, dan UKM Kabupaten Kendal Kuncahyadi, di sela-sela pelatihan ekspor bagi para pelaku UMKM di Kabupaten Kendal, di Pendapa Tumenggung Bahurekso, Rabu (6/10/21).

Dikatakan, dalam pelatihan, pihaknya bekerja sama dengan Lembaga Pelayanan Ekspor Indonesia (LPEI) berupaya memberikan pengetahuan praktis bagi para pelaku UMKM, tentang bagaimana mempersiapkan atau memulai kegiatan ekspor.

“Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini untuk memberikan pengetahuan tentang cara memulai ekspor, proses kegiatan ekspor, informasi peluang pasar dan membuka jajaring dengan pelaku usaha lain untuk tujuan ekspor. Selain itu, juga memberikan pelatihan berkelanjutan kepada pelaku UMKM di Kabupaten Kendal untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha, hingga mencetak eksportir baru yang berkualitas,” terangnya.

Berita Terkait :  Petani Menoreh Sukses Panen Raya Jagung disaat harga naik

Kuncahyadi berharap, pelaku UMKM dapat mengembangkan usahanya, agar lebih bisa maju dan bisa mengekspor produknya ke luar negeri.

Eksportir dari Malang, Sumhaji, selaku narasumber, menceritakan pengalaman keberhasilan usahanya. Yakni, fokus bagaimana mencari pembeli lewat internet (buyer), yang kemudian bersama-sama melakukan riset untuk menentukan kata kunci agar produk yang dijual mudah dicari masyarakat.

“Produk apa yang kita miliki dengan kata kunci itu. Selanjutnya, kita bisa mencari buyer-nya sesuai dengan ekspor negara tujuan. Contoh, jika negara Eropa yang dituju, maka kita harus mencari marketplace di negara tersebut melalui internet, baik melalui Facebook dan lain sebagainya,” jelas Sumhaji.

Ditambahkan, setelah mendapatkan pembeli, bagaimana agar mendapatkan pembayaran secara DP dari pihak buyer. Dan yang terakhir, bagaimana mencari buyer itu di komunitas-komunitas online.

Berita Terkait :  Program TMMD di Cilacap Nyaris Finis

Pelaku UMKM Wiji Astuti mengaku senang mengikuti pelatihan. Dia berharap, ilmu yang diperoleh dapat diterapkan untuk meningkatkan usahanya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada kepada Pemkab Kendal dan LPEI yang sudah membantu meningkatkan SDM kami, terutama mendorong pelaku UMKM untuk bisa ekpor, dan kegiatan ini sangat bermanfaat sekali bagi saya,” ucapnya.

(KDT)