Berita

 Network

 Partner

Wahid: Beberapa Pembayaran Langsung Masuk Rekening Rektor, Lawan!!
Poto saat Podcastan di Republik Bicara (Photo: Berita Baru)

Wahid: Beberapa Pembayaran Langsung Masuk Rekening Rektor, Lawan!!

Yogyakarta, Berita Baru JatengWahid Hermawan Pasca diberhentikan dari jabatan Ketua Majelis Mahasiswa Universitas (MMU) atau Presiden Mahasiswa Universitas Sarjanawiata Tamansiswa (UST) akan melakukan Perlawanan terhadap pihak kampus, menurutnya ia dipecat dengan dalil argumen yang tidak rasional dan cendrung faktor tidak suka dengannya.

“ Ya Menurut saya, saya dipecat dari Jabatan Ketua (MMU) dengan dalil argumen yang tidak rasional, bahkan alasan yang kuat dikarenakan pihak kampus tidak suka dengan saya, kampus tidak siap bila kita kritik ataubahkan anti kritik seperti Pemerintah”,  di kutip dari Channel Youtobe Republik Bicara (10/08).

Tak berhenti disitu, Wahid bersama pengurusnya pun membangun gerakan perlawanan, diantaranya ia menggalang dukungan Ke BEM SI, dan BEM kampus sekitar jogja.

Berita Terkait :  Demokrat Pihak Moeldoko Ingatkan AHY Update Pekembangan Soal Palestina, Agar Tak Buta Membanggakan Ayahnya SBY

“ Ia kita pun akan terus menggalang dukungan kesemua elemen, sampai sekarang terdapat beberapa BEM yang turut membantu secara moral misalnya, BEM SI, BEM Akakom, SEMA UIN Sunan Kalijaga”

Wahid tak hanya berkonsolidasi dan meminta dukungan ke BEM BEM Jogja dan Nasional, ia pun mulai membangun gerakan di Internal Kampus (UST) untuk Menolak Putusan SK. Rektor Nomor : 93/UST/KEP/Rek/VIII/2021 tentang pemberhentian ketua MMU-KBM UST masa bakti tahun 2021 ia menggangap putusan ini sangat inkonstitusional dan cacat secara prosedural.

Wahid: Beberapa Pembayaran Langsung Masuk Rekening Rektor, Lawan!!
Pernyataan Sikap

“Putusan SK. Rektor Nomor : 93/UST/KEP/Rek/VIII/2021 tentang pemberhentian ketua MMU-KBM UST masa bakti tahun 2021 itu jelas innkostitusional dan cacat secara prosedural dengannya harus kita lawan”

Berita Terkait :  Tradisi RRB Teresalisasi Lewat Jalan Virtual

Wahid Menggangap Putusan tersebut sangat sewenang-wenang oleh karenya ia meminta untuk menevaluasi Rektor dan jajarannya

“ Jelas Putusan tersebut sangat sewenang-wenang dan putusan sepihak, oleh karenanya saya memina Rektor dan jajaranya harus di Evaluasi, dan saya sangat Mengecam segala bentuk pembungkaman kebebasan akademik di lingkungan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa khususnya mahasiswa”

Wahid: Beberapa Pembayaran Langsung Masuk Rekening Rektor, Lawan!!

ketika ditanya wartawan Berita Baru prihal gerakan lanjutan, Wahid hanya mengatakan tunggu saja kejutannya bung,

“ Tunggu Saja bung, Prihal Perjuangan saya kira tidak semuanya harus diceritkan sebab saya khawatir bocor proses proses perjuangan kita”

Sementara itu pada laman pernyataan sikap Mengenai Pemberhentian Ketua MMU-KBM UST Jum’at, pada 6 Agustus 2021, terdapat kejanggalan prihal pembayaran SPP yang langsung masuk ke reking Rektor,

Berita Terkait :  Sikapi Eskalasi Tindak Kekerasan di Papua, Pemerintah Nyatakan KKB Papua Sebagai Teroris

“Parahnya lagi ada beberapa pembayaran yang harus dilakukan oleh mahasiwa, tetapi pembayaran tersebut masuk ke rekening rektor yaitu sebagai pimpinan tertinggi Universitas. Karena banyaknya persoalan tersebut maka MMU-KBM UST merespon dengan melakukan aksi media sebagai bentuk protes dengan tagline (#mogokbayarspp)”.

(KDT)