Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Waspada! Sepuluh Jalur di Solo Ini Adakan Operasi Menjelang Ramadhan Demi Antisipasi Pemudik
Kepala Satuan Lalu LIntas Polresta Surakarta Kompol Adhytia Warman Gautama Putra saat memberikan keterangan soal kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 di Mapolresta Surakarta. (Foto: Antara)

Waspada! Sepuluh Jalur di Solo Ini Adakan Operasi Menjelang Ramadhan Demi Antisipasi Pemudik



Berita Baru jateng, Kedaerahan – Dalam rangka menghindari banyaknya pemudik yang datang mendekati libur ramadhan tahun ini, Satlantas Polres Kota Surakarta siap melaksanakan Operasi Keselamatan.

Kepala Satlantas Polresta Surakarta Kompol Adhytia Warman Gautama Putra mengatakan, operasi ini dilaksanakan demi mencegah pemudik yang ingin mencoba untuk menghindari penyekatan dengan berangkat lebih awal.

“Kami sudah siap melaksanakan apa yang menjadi kebijakan dan arahan dari Mabes Polri,” katanya, mengutip dari Antara pada Senin (12/4/21).

Adupun, sejak hari ini (12/4) Korlantas Polri sudah mulai melakukan penyiapan Operasi Keselamatan. Operasi ini tak hanya sebagai upaya penertiban lalu lintas, juga untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap larangan mudik Lebaran 2021.

Selanjutnya, dia juga menuturkan kemungkinan ada 10 lokasi di kota Solo yang menjadi titik yang akan disekat.

10 titik tersebut  bakal mendapat penjagaan ketat dari petugas gabungan TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan Kota (DKK) Surakarta.

Adapun titik yang dimaksud antara lain, Tugu Mahkota Karangasem, pintu keluar tol Banyuanyar, Kleco, Tugu Lilin, Tipes, Tanjung Anom, Ringroad Mojosongo, Jurug, Jembatan Mojo Semanggi, Baturono Pasar Kliwon, dan batas kota Kaliwingko Jayengan Solo.

10 titik tersebut sudah dipaparkan dan diskusikan kepada Dinas Pergubungan (Dishub) Kota Surakarta, sesama pemangku kebijakan. Adapun untuk teknisnya, masih harus dibicarakan lagi.

Arahan untuk putar balik kendaraan pribadi yang terindikasi mudik, sebut Adhytia, tidak hanya dilakukan kepada pemudik dengan tujuan Kota Solo saja. Melainkan juga untuk pemudik dengan tujuan Kabupaten lain.

Pihaknya memohon maaf nanti ketika ada pemudik ketemu anggotanya yang diminta kembali ke daerah asal berangkat mereka.

Adhytia juga menyinggung soal fenomena mudik awal. Dari hasil laporan yang diterima, menurutnya saat ini mulai banyak pemudik yang masuk ke Kota Solo menggunakan bus.

“Namun, busnya tersebut masuk Solo waktunya Subuh, kemudian menurunkan penumpangnya juga tidak di terminal, melainkan dipinggir jalan sebelum masuk terminal.”

Untuk itu, Ia juga meminta anggota Patwal untuk patroli di jalur-jalur bus disaat jelang Subuh untuk memastikan informasi tersebut.

(Husein)