Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Kronologi Kebakaran di Komplek Klenteng Sam Poo Kong Pagi Tadi
kebakaran di komplek klenteng Sam Poo Kong, Semarang (Foto: Istimewa)

Kronologi Kebakaran di Komplek Klenteng Sam Poo Kong Pagi Tadi



Berita Baru Jateng, Semarang – Kebakaran terjadi di komplek Kelenteng Sam Poo Kong, Gedung Batu, Kota Semarang pada pagi tadi, Senin (17/5/21).

Diketahui api membakar tempat lilin raksasa yang telah menyala selama setahun.

Dengan adanya kejadian itu, Manajer Oprasional Andi Karyadi menjelaskan, kebakaran yang terjadi akibat melelehnya empat lilin dan membakar tempat dudukan lilin yang terbuat dari bahan plastik itu telah padam. 

“Tadi memang sempat ada empat lilin-lilin yang kebakar, yang dua besar yang dua kecil. Nah tadi apinya membakar tempat lilin yang terbuat dari plastik lalu merembet ke lilin di sebelahnya yang kebetulan cukup tinggi sekitar dua meteran,” ujar Andi, Melansir SigiJateng, Senin (17/5/21). 

Andi mengatakan bahwa lilin-lilin tersebut diperoleh dari para donatur Klenteng tersebut. 

“Lilin-lilin ini sendiri kita dapat dari para donatur yang memiliki kepercayaan bahwa dengan api lilin abadi yang dinyalakan selama satu tahun ini akan memberikan keberkahan,” tambah Andi. 

Andi menceritakan kebakaran bermula pada pukul 06.30 kemudian petugas langsung merespon cepat. 

“Tadi pagi pukul 06.30 saat terbakar dari tim kami dan sekuriti langsung melakukan tindakan agar tidak merembet ke tempat lain,” ungkapnya. 

Pihak manajemen juga memanggil petugas pemadam kebakaran yang akhirnya berhasil memadamkan api pada pukul 07.15 WIB. 

“Kami juga sempat menghubungi pemadam kebakaran hingga pada pukul 07.15 api sudah bisa dipadamkan,” tambahnya. 

“Kami dari manajemen Kelenteng Sampokong mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang membantu kami dalam memadamkan api ini. Terutama kepada dinas pemadam kebakaran,” katanya.

Sebelumnya, Kabar terkait kebaran yang terjadi di Komplek Sam Poo Kong menyebar melalui video yang beredar dan WAG dan medsos.

Adapun kebakaran tersebut tidak terjadi pada bangunan atau tempat-tempat penting lain, melainkan beberapa lilin raksasa yang memang telah menyala kurang lebih selama satu tahun dan meleleh hingga mengeluarkan asap tebal seperti kebakaran. 

(Husein)