Berita

 Network

 Partner

Pertemuan Bersama OKI dalam Menanggapi Situasi Palestina, Begini Pesan Retno Marsudi
Foto: Liputan6

Pertemuan Bersama OKI dalam Menanggapi Situasi Palestina, Begini Pesan Retno Marsudi

Berita Baru Jateng, jakarta – Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi bersama para diplomat yang tergabung dalam Organisasi Kerjasama Islam (OKI) melaksanakan pertemuan tingkat tinggi pada akhir pekan lalu. Hal ini dalam rangka membahas kondisi yang terjadi di Palestina.

“Dalam komunikasi tersebut, kita juga bertukar pikiran mengenai berbagai forum dan mekanisme internasional yang dapat kita pakai untuk membantu Palestina dan meredakan situasi ketegangan saat ini,” ujar Menlu Retno, sebagaimana dilansir dari Liputan6, Minggu (16/5/21). 

Retno juga memberi beberapa masukan dalam pertemuan OKI tersebut. Menurutnya, dalam menanggapi kondisi palestina negara-negara OKI diharapkan bisa kompak, sebab tanpa persatuan maka OKI tidak bisa menjadi penggerak.  

Berita Terkait :  Mahfud MD: Persoalan di Papua Bukan Tentang Isu Kemerdekaan

“Langkah kunci pertama adalah memastikan adanya persatuan. Persatuan di antara negara anggota OKI. Persatuan di antara semua pemangku kepentingan di Palestina. Tanpa persatuan, OKI tidak akan mampu menjadi penggerak bagi dukungan internasional untuk Palestina,” jelas Retno.

Selanjutnya, Menlu Retno meminta agar setiap anggota OKI mengerahkan influence masing-masing agar gencatan senjata bisa segera terjadi di Palestina.

“Saya menyerukan agar masing-masing negara OKI menggunakan pengaruhnya masing-masing, menggunakan pengaruh yang mereka miliki untuk mendorong gencatan senjata secepatnya. Dan semua tindakan kekerasan harus segera dihentikan,” tegasnya. 

Di samping itu, Retno juga mendorong agar OKI lebih aktif melakukan negosiasi multilateral untuk meraih kesepakatan yang menguntungkan Palestina berdasarkan solusi dua negara.

Berita Terkait :  8 Tahanan Kabur, Kemenkumham Kerahkan Tim Operasi di Solok

Dalam kaitan ini, OKI harus lebih keras berupaya untuk mendorong dimulainya kembali negosiasi multilateral yang kredibel.Yang berpedoman pada parameter-parameter yang telah disetujui secara internasional, dengan tujuan mencapai perdamaian yang lestari berdasarkan prinsip solusi dua negara,” ujar Menlu Retno.

“Persatuan negara OKI harus terus kita jaga untuk mendukung perjuangan Palestina. Together, we have to act now. Keadilan harus tercipta bagi rakyat Palestina,” tegasnya.

(Husein)