Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Pokja PUG KLHK
Salah satu anggota Pokja PUG KLHK, Ernawati Eko Hartono saat mengikuti podcast seri 2, bertajuk Semarak Pekan Ecogender dan Pelestarian Alam (PESTA) KLHK yang diselenggarakan Beritabaru.co, Selasa (14/12). (Foto: Beritabaruco)

PESTA Festival Gender 2021, Wujud Komitmen KLHK dalam Pengarusutamaan Gender dan Pelestarian Alam

Berita Baru, Jakarta – Pokja Pengarusutamaan Gender (PUG) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar serangkaian acara dalam Festival Gender 2021 sebagai wujud komitmen KLHK untuk mempercepat pengarusutamaan gender dengan acara puncak Pekan Ecogender dan Pelestarian Alam (PESTA) yang rencananya akan digelar pada 15 Desember 2021 besok.

Salah satu anggota Pokja PUG KLHK, Ernawati Eko Hartono mengatakan festival tersebut merupakan salah wujud komitmen KLHK untuk mempercepat pengarusutamaan gender dan menciptakan inovasi dan strategi untuk mendukung pelaksanaan PUG di KLHK.

“Upaya-upaya kami dalam mendorong PUG itu adalah bagaimana yang kondisinya tadi netral gender menjadi sebuah nature gender. Berbicara gender itu secara sukarela tidak karena diperintahkan atasan atau karena terpaksa,” kata Ernawati, Selasa (14/12).

Selain itu, Ernawati juga mengatakan bahwa pihaknya juga harus berpikir inovatif, strategis dan berpikir yang besar, mengingat KLHK adalah kementerian yang telah mendapatkan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) dua kali berturut-turut degan kategori mentor. Untuk itu, sebagai mentor, KLHK harus menjadi tempat untuk belajar dan mengaplikasikan PUG.

“KLHK harus menjadi tempat di mana ASN harus sudah paham apa itu gender dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari dan dalam pekerjaan. Sehingga kami harus membuat suatu gerakan yang masif dan menyeluruh. Dan tindakan yang harus di lakukan dengan fun,” imbuhnya dengan merujuk tindakan itu salah satunya adalah mengadakan Festival Gender 2021.

Salah satu tantangan terberat dalam menyukseskan Festival Gender 2021 itu adalah kegiatan dilaksanakan pada saat pandemi. “Semua harus online dan kami harus mencari teman yang sebanyak-banyaknya untuk membicarakan gender,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, Festival Gender 2021 tersebut sudah dilakukan sejak Juni hingga Desember 2021. Dan pada acara puncaknya, akan digelar PESTA.

PESTA sendiri merupakan salah satu fitur utama dari empat (4) fitur dari Festival Gender 2021. Tiga fitur lainnya diantaranya adalah, Gender Leader Summit (GLEADS); Training for Ecogender Activation Hub (TEACH); dan Gender Competition (GENERATION).

“PESTA adalah selebrasi dari Festival Gender, puncak dari Festival Gender. Akan diramaikan pameran inovasi hasil dari GLEADS dan Teach serta pemberian penghargaan,” kata Ernawati.