Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Rektor IAIN Ponorogo Serukan Pemilu Damai
Rektor IAIN Ponorogo Serukan Pemilu Damai

Rektor IAIN Ponorogo Serukan Pemilu 2024 Damai, Profesor Evi Muafiah: Untuk Indonesia Bermartabat!



Berita Baru – Dari balik jendela kebijaksanaan, Profesor Evi Muafiah, yang juga menjabat sebagai Rektor kebanggaan IAIN Ponorogo, menyalakan obor kedamaian dalam arena Pemilu 2024.

Dengan hati yang terang benderang oleh harapan, Prof. Evi menyoroti bahaya jika perhelatan demokrasi setiap lima tahun ini merajalela menjadi pemicu pertikaian di tengah masyarakat yang rukun.

Tidak bisa diabaikan lagi, gelombang saling serang antara pendukung pasangan calon yang terus merayap di ranah maya, menjadi sorotan utama beliau.

Prof. Evi menekankan pentingnya saat ini bagi masyarakat untuk melalui proses seleksi pemimpin dengan hati-hati, mempertimbangkan dengan matang program-program, visi, dan misi dari setiap paslon.

“Dalam sunyi ini, di mana suara hati kita memecahkan diam, mari kita jadikan pemilu ini sebagai wahana penyatuan, bukan pembelahan,” katanya penuh semangat.

Guru besar di bidang Pendidikan Islam, beliau memohon kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam tekad untuk menjaga kedamaian selama proses pemilu.

Menurutnya, langkah awal menuju pemilu yang damai adalah dengan membangun narasi yang positif, baik dalam interaksi sehari-hari maupun di dunia maya.

“Saya mendesak kita semua untuk tidak menjadi alat provokasi, tetapi menjadi agen perdamaian yang membawa kedamaian di setiap kata dan tindakan,” tandasnya.

Prof. Evi juga menegaskan bahwa setiap paslon yang berkompetisi memiliki kontribusi besar untuk masa depan bangsa.

Mereka adalah wajah kader-kader terbaik bangsa yang telah siap dan siaga untuk memimpin Indonesia menuju kejayaan yang lebih cerah.

Sebagai penutup, beliau mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan momen bersejarah ini dengan bijaksana, sebagai titik tolak dari perjalanan menuju masa depan yang lebih gemilang bagi Indonesia.