Berita

 Network

 Partner

Revitalisasi Pasar Gede Klaten Telan Anggaran Rp102 Miliar

Revitalisasi Pasar Gede Klaten Telan Anggaran Rp102 Miliar

Berita Baru Jateng, Klaten – Revitalisasi Pasar Gede Klaten akan kembali dimulai November 2021 mendatang. Ditargetkan pembangunan pasar tersebut rampung akhir 2022 dengan menelan anggaran APBN sebesar Rp102 miliar.

Plt Kepala Dinas Perdagangan Koperasi dan UKM (Disdagkop UKM) Klaten Supriyanta mengatakan, selain untuk merevitalisasi bangunan pasar, pembangunan tersebut bertujuan untuk menata lingkungan pasar.
Untuk itu, dalam pembangunannya sejumlah fasilitas akan melengkapi Pasar Gede Klaten.

“Selain bangunan utama sebanyak tiga lantai, terminal angkutan umum juga dibangun sekaligus akses lalu lintas kendaraan yang akan masuk dan keluar pasar. Bangunan tersebut nantinya akan digunakan oleh pedagang _oprokan_ hingga pedagang kios” ungkapnya ditemui Rabu (6/10/21).

Berita Terkait :  Miras Dicabut dari Bidang Usaha Terbuka, PP Muhammadiyah: Keputusan Mulia dan Bijak

Tidak hanya itu, proyek yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ini juga akan menambahkan sentuhan pasar modern berupa eskalator yang digunakan pengujung dan pedagang pasar untuk naik dan turun antarlantai.

Dengan demikian, diharapkan akan meningkatkan kunjungan masyarakat ke Pasar Gede Klaten.

“Dengan adanya fasilitas ini, tentu masyarakat lebih mudah mengakses dan seluruh lantai dapat termanfaatkan. Sudah seperti pasar modern, tentunya diharapkan pedagang dan pengunjung menjadi lebih nyaman,” paparnya.

Supriyanta menambahkan selesainya pembangunan akan disusul dengan penempatan pedagang yang saat ini menempati pasar darurat di Jalan Kopral Sayom. Rencananya bangunan baru Pasar Gede Klaten akan ditempati sekitar 2.000 pedagang.

Berita Terkait :  Tangapan Arif Sugiyanto atas Peluncuran OSS: Perizinan Usaha Jadi Lebih cepat dan mudah

“Data pedagangnya sudah ada, tinggal menempati saja jika sudah selesai pembangunannya nanti. Untuk yang pedagang oprokan, akan lebih nyaman karena sudah ada sekat-sekatnya sehingga bisa dimanfaatkan secara maksimal,” katanya.

(KDT)