Beritabaru.co Dapatkan aplikasi di Play Store

 Berita

 Network

 Partner

Hadir di Majenang, Tabligh Akbar Gus Miftah Dipadati Ribuan Masyarakat

Hadir di Majenang, Tabligh Akbar Gus Miftah Dipadati Ribuan Masyarakat



BERITABARU, CILACAP – Mubaligh kondang Miftah Maulana Habiburrahman yang karib disapa Gus Miftah mengisi Tabligh Akbar di Alun-Alun Kecamatan Majenang, Jumat (12/8/2022). Kehadiran pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji Sleman, Yogyakarta ini dalam rangka memenuhi undangan Panitia Peringatan HUT ke – 77 RI tingkat Kabupaten Cilacap.

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Tatto Suwarto Pamuji beserta jajaran Forkopimda dan Forkopimcam Majenang. Hadir pula para pejabat dilingkungan Pemkab Cilacap, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan ribuan masyarakat.

Gus Miftah mengatakan bahwa Bangsa Indonesia memiliki potensi yang besar. Hal ini menarik bangsa-bangsa lain yang kemudian datang dan menjajah Indonesia. Saat ini, bentuk-bentuk penjajahan memasuki era baru dengan masuknya ideologi dan paham baru yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan anak bangsa.

“Sifatnya seperti apa? Menganggap dirinya paling benar dan menyalahkan orang lain. Yang berbeda dianggap salah,” kata Gus Miftah.

Oleh karena itu, Gus Miftah mengingatkan pentingnya silaturahmi, dan saling mengenal antara sesama masyarakat. Hal ini sejalan dengan budaya masyarakat Indonesia yang menjunjung tinggi toleransi, di tengah keberagaman. Sehingga perilaku dalam kehidupan sehari-hari tidak menyinggung budaya orang lain.

“Saya ingin mendudukan perkara silaturahmi ini dengan baik dan benar. Jangan sampai anda mempunyai paham yang salah atau salah paham terhadap silaturahmi kebangsaan. Tentunya dengan cara berguru dengan guru yang baik dan benar,” kata Gus Miftah.

Tausiyah Gus Miftah dikemas secara segar, komunikatif, dan kekinian. Tak jarang ulama kelahiran Ponorogo tersebut melontarkan lelucon dan menyelingi dengan tembang shalawat, sehingga suasana semakin semarak. Selanjutnya Bupati Tatto Suwarto Pamuji dalam pesannya menyampaikan, semangat perjuangan para pahlawan harus dilanjutkan. Caranya dengan mengisi kemerdekaan dengan berbagai hal positif.

Di Kabupaten Cilacap sendiri, lanjut Bupati, pemerintah berupaya mengentaskan pembangunan melalui program Bangga Mbangun Desa. Ada empat pilar pembangunan yang diusung yakni pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan lingkungan sosial budaya.

“Saya menjadi khadimul ummah, pelayan masyarakat. Telah bersama sama dengan bapak ibu sekalian membangun Cilacap. Saya bersama Wakil Bupati mohon maaf karena banyak kekurangannya. Siapapun nanti yang menjabat Bupati selanjutnya harus melanjutkan Bangga Mbangun Desa,” kata Bupati.