Berita

 Network

 Partner

Yenny Wahid: Justru di Desa Lebih Banyak Inovasi, Bukan di Kota

Yenny Wahid: Justru di Desa Lebih Banyak Inovasi, Bukan di Kota

Berita Baru Jateng, Nasional – Yenny Wahid sampaikan pentingnya pengelolaan desa, yakni sebagai perangkat yang dianggap paling dekat dengan akar rumput masyarakat.

Hal tersebut mengingat saat ini tidak lagi ada sekat-sekat informasi yang diterima masyarakat berkat perkembangan teknologi. Baik itu di desa maupun kota.

Dalam penyerahan bantuan kepada Desa Damai binaan Wahid Foundation bersama UN Women, Rabu 1 September 2021, ia menuturkan masyarakat desa justru memiliki peluang lebih untuk dapat berkembang.

Bantuan tersebut diberikan kepada empat desa yang ada kabupaten Malang dan Batu, yakni Desa Sidomulyo, Gunungsari, Gunungrejo, dan Candirejo.

“Justru dari desa banyak sekali inovasi, bukan di kota,” katanya, saat mengisi sambutan di acara tersebut.

Berita Terkait :  Update Bantuan Covid-19 oleh Wahid Foundation, 150 Paket Sembako Diserahkan Ke Desa Telukan

Ia menuturkan, masyarakat desa memiliki pola hidup yang jauh lebih sehat. Hal tersebut yang kemudian membuat masyarakatnya lebih kreatif.

“Di desa itu orang-orang tidak stres, banyak sekali kreativitas,” tuturnya.

Ia pun membandingkan dengan dirinya saat hidup kota yang sering mengkonsumsi makanan yang kurang sehat.

“Di sini saya makannya kates, daun singkong, lebih sehat. Saya kalau di jakarta malah sering makan Hotdog, Cola,” ungkapnya.

Mengingat besarnya potensi yang ada di desa, Yenny Wahid kemudian berharap masyarakat dapat membaca peluang tersebut, utamanya kepada Desa Damai binaan Wahid Foundation.

Selanjutnya, dalam salah satu acara penyerahan bantuan Desa Damai yang dilaksanakan di salah satu kediamannya di Yogyakarta ini, ia mengingatkan perangkat desa yang terlibat di Desa Damai untuk terus membangun kerukunan di daerahya masing-masing.

Berita Terkait :  Jika KPK Tolak Panggilan lagi, Komnas HAM : Kami Tempuh Cara Lain

“Karena esensi dari Desa Damai adalah bagaimana masyarakat bisa hidup rukun dan guyub,” katanya.

Maka dari itu, dengan bantuan yang diberikan Wahid Foundation kepada Desa Damai, masyarakat dapat memanfaatkannya dengat baik.

Karena, Menurut Yenny Wahid, justru masyarakat desa lah yang saat ini paling mungkin menjadi pelopor dalam membangun negara.

“Justru orang desa punya kekuatan untuk membangun negara,” ungkapnya.

Diketahui, bantuan kepada Desa Damai terhapat empat desa di Jawa Timur itu berupa berbagai keperluan masyarakat sesuai kebutuhan di masing-masing desa.

Yakni berupa tabung oksigen, alat-alat kesehatan, sembako, hingga mobil ambulan.

(Husein)